SOE HOK GIE DAN MAHASISWA SAAT INI

SOE HOK GIE DAN MAHASISWA SAAT INI

Kamis, 25 Desember 2008

Membaca Catatan Harian seorang Demonstran rasanya menohok hatiku, catatan harian yang ditulis Soe Hok Gie itu berisi tentang perjalanan, pemikiran, perasaan, idealisme Gie sebagai mahasiswa, sebagai warga negara dan sebagai seorang manusia. Catatan harian Gie menunjukkan betapa mahasiswa jaman 60an dahulu sangat peduli dengan keadaan bangsanya. Saat itu keadaan politik memang kacau, karena masalah PKI, Demokrasi terpimpin, mentri-mentri bermasalah ataupun pro kontra Bung Karno. Mahasiswa sebagai kaum intelek saat itu cukup banyak berpengaruh, mereka melakukan diskusi-diskusi mengenai masalah bangsa, berdemonstrasi untuk membela kebenaran dan menentang ketidakadilan. Mahasiswa terlibat, mengambil peran dan berguna bagi masyarakat.

Catatan-catatan Gie membuatku tersindir sebagai mahasiswa. Mahasiswa saat ini–termasuk aku- -tak begitu peduli dengan masalah bangsa dan negara. Mahasiswa sekarang adalah tipe-tipe mahasiswa yang kupu-kupu, kuliah-pulang kuliah-pulang. Yah!! Sangat berbeda!! Sekarang mahasiswa lebih banyak mengunjungi mall-mall, nonton Bioskop, Gaya hidup hedonis telah merasuk ke sum-sum tulang mahasiswa. Kuliah hanya sebagai sarana untuk mendapatkan sarjana, lulus lalu mendapat pekerjaan. Mahasiswa tak lagi merasa bahwa dirinya adalah kaum yang terpilih, kaum intelektual yang memegang tugas suci sebagai agen of change.

Jika dibandingkan catatan harian Gie dan catatan harian mahasiswa sekarang pasti jauh berbeda. Catatan Gie lebih bayak mengupas mengenai permasalahan bangsa, baik politik, ekonomi ataupun sosial sedangkan catatan harian mahasiswa sekarang pasti lebih banyak didominasi oleh masalah cinta dan persahabatan.

Mungkin ini karna jaman. Jaman yang berubah diikuti pula oleh manusia yang berubah. Selain itu mungkin karena masalah situsi politik indonesia saat ini yang jauh berbeda dari tahun 60an. Saat itu keadaan bangsa dan negara masih kacau balau. Semoga para mahasiswa, para pemuda (termasuk aku) akhirnya sadar dan bisa memberikan kontribusi bagi negara ini. Semoga!!!

Advertisements

7 thoughts on “SOE HOK GIE DAN MAHASISWA SAAT INI

  1. Aku dulu pernah dipinjami ama temenku…Tapi aku sudah nggak tertarik ama konsepnya dia yang berjuang menjadi martir…Berjuang seperti itu tetap kalah dan tidak membawa hasil apa-apa…Lihat dia cuma mati di gunung…

  2. sorenyokenhata said: Aku dulu pernah dipinjami ama temenku…Tapi aku sudah nggak tertarik ama konsepnya dia yang berjuang menjadi martir…Berjuang seperti itu tetap kalah dan tidak membawa hasil apa-apa…Lihat dia cuma mati di gunung…

    lho………mati digunung bukannya keren ya mas????

  3. sorenyokenhata said: Ya…elah…kalo mayatmu bisa langsung dibawa…kalo nggak ditemukan…kalo busuk di atas…kalo dimakan anjing…Bukan nakut-nakuti loh….

    yah!!! tapi mayatnya Gie kan enggak mas… malahan ada seorang pembawa peti mati yang kenal tuh ma Gie gara-gara tulisannya yang dimuat. padahal tu orang dari malang sedang Gie tinggal di Jakarta

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s