hei! jiwaku hilang!

hei! jiwaku hilang!
mungkin diculik kehampaan, d sandra kesepian.

hei! jiwaku hilang!
mungkin terinjak d bwah sepatu hitam yang kalian kenakan.

hei! jiwaku hilang!
mungkin tersesat pada labirin yg membingungkan

hei! jiwaku hilang!
mungkin ia kehilangan lilinnya lalu menangis dan mengadu pada malam

hei! jiwaku hilang!
mungkin disekap oleh tuan dolar

hei! jiwaku hilang!
mungkin d makan serigala kuasa.

heƬ! jiwaku hilang!
dmna jalan pulang?

pada kilometer keberapa?

pada kilometer berapa harus kunyalakan mesin, kuinjak porseneling, kulajukan diriku?

pada kilometer keberapa aku harus terus? mengendalikan diriku pada jalan lurus dengan spidometer yg tak bergerak-gerak.

pada kilometer keberapa aku harus berbelok?
membanting stirku. melewati jalanan baru.
ke kanankah? kekirikah?

pada kilometer ke berapa aku harus berpacu menambah kecepatanku?

pada kilometer ke berapa aku harus berhenti,lalu berlari?

deadline cinta

kau kelaparan
perut berdentingan
mata nanar
kalut menyeruak pada sayap-sayapmu

“dimana kau bunga?
ijinkan aku singgah menghirup nektarmu”

pada bunga sepatu kau ingin hinggap. cepat kepak sayapmu.
kau nyaringkan nadamu. kau lembutkan bulumu.

tapi sayang! kau terlambat. satu detik saja. karena bunga sepatu tengah bercumbu dengan kupu-kupu.

ah! kau pun berpaling
mencari mangsa lain.

kau pun terbang… mengangkasa…
hey! ada mawar! sendirian!
biar kurayu.
“oh mawar cantikmu tak terperi! bolehkah aku menghirup madumu?”
“oh mawar! kaulah satu-satunya yang memberiku warna di hidupku. ijinkan aku hinggap pada kelopakmu.”
tapi mawar tak bisa dirayu. kukuh! tak tersentuh.
kau pun berpaling pada bunga lain.
“wahai anggrek!”
“oh melati!”
“duhai flamboyan!”
“Ya…Krisan!!”
kaupun semakin lapar!!nanar!! dikejar deadline cintamu

210309

kenapa kaca?

kenapa kaca itu begitu mudah tergores?
meninggalkan bekas baret oleh gunting oleh paku oleh jarum bahkan oleh sebatang peniti kecil.

kenapa kaca begitu rapuh? jatuh retak berserak berkeping

kenapa kaca tak air saja? yang tak mampu terbelah setajam apapun paku jarum gunting bahkan pedang yang mengenainya


kenapa kaca bukan bola? yang baik-baik saja bagaimanapun ia terlempar, bagaimanapun ia jatuh.

kenapa kaca?


120309

Novel a Beautiful mind[murah banget cuma 25 ribu]

Habis jalan-jalan ke salah satu pusat buku bekas di Surabaya, namanya pasar Blauran. Nama kerennya sih Blauran market. hehehehe. Awalnya sih mau nyari buku kuliahan. Buku kimia judulnya Vogel. Setelah dapet tuh buku aku terusin keliling-keliling stan lain. tujuan awal murni melihat-lihat. Tidak ada rencana pasti beli buku apa. Maklum anak kos selalu bermasalah sama yang namanya duit. hehehee. Nah!! pas keliling-keliling iseng itulah mataku tiba-tiba tertumbuk pada sebuah buku berjudul A Beautiful Mind. Pernah denger filmnya sih. Langsung aja kutanya ke si bapak-bapak penjualnya. Tawaran awalnya 50 ribu. ckk!! mahal nih buat anak berdomp[et tipis kayak aku. Akhirnya terjadi tawar menawar antara pembeli berdompet tipis dan penjual yang haus keuntungan. Tawar menawar belangsung cukup alot.

” 20.000 ya Pak!!” muka si penjual cemberut.
“Ayolah pak 20.000 aja. Ya…ya…ya!!!” jurus rayuan maut masih gak mempan
“Gak dapet mbak segitu!! Yaudah 45.000 aja!!”
“Yah pak kemahalan tuh pak!! 25.000 deh!!” Jurus memelas kuperlihatkan
“Wah gak boleh mbak. yaudah pasnya aja 40.000” ujar si bapak tidak tersentuh oleh tampang memelasku.
“Gak mau pak. 25 aj!” Jurus terakhir warisan dari ibuku kupraktikkan. berpura-pura pergi.
tidak beberapa laam kemudian tuh bapak manggil-manggil aku. aku sok cuek. padahal dalam hati bersorak kegirangan
“Ya udah 25 mbak.” kata bapak itu dengan muka sedikit tidak rela. aku tersenyum sumringah. hahahah. berhasil!! berhasil!! HORE!!!

sampai di kos iseng-iseng ku bertanya pada opa google melalui hp. aku ingin tahu saja harga sebenarnya berapa tu novel. dan……………wing!! Betapa kagetnya daku saat mengetahui harga sebenarnya di toko buku. harga aslinya 150.000. wow!! gila!!! aku baru sadar aku mendapatkan buku dengan harga super duper murah.

akupun curiga kalau buku itu palsu. tapi setelah aku cek buku itu covernya timbul, kertasnya bagus, cetakannya bagus. tidak ada tanda-tanda palsu….so????? klenapa bisa semurah itu??? aku juga gag tau. lagi rejeki kali.