Za: memiliki kehilangan

Za, pernahkah kau mendengar kata-kata atau lebih tepatnya kalimat ”kita tidak akan kehilangan apa yang tidak pernah kita miliki”.
Entah darimana kata-kata itu kudapatkan Za. Tiba-tiba saja aku tahu.
Inikah yang disebut ‘wangsit’ Za?
Atau aku hanya lupa? Mungkin kata-kata itu ada disuatu sobekan koran bungkus makanan yang aku baca, mungkin pada novel-novel yang aku tandai, pada lirik-lirik mp3, atau mungkin tercecer di ruang-ruang maya.
Ah! Aku sungguh tak tahu Za. Aku memang begitu pelupa.

”kita tidak akan kehilangan apa yang tidak pernah kita miliki”
Seperti semua kata bijak lainnya……
Semua terlihat sangat benar….
tapi betapa sulit kebenaran itu di jalankan.
Terlihat mudah pada teori, tapi di prakteknya….oowwww…how hard!!

Iya Za, dia, seseorang yang tak pernah kumiliki.
Kenapa harus ada kehampaan yang tiba-tiba datang? Kenapa harus ada air mata? Kenapa harus ada sesak di dada ketika dia pergi dan berlalu??
Kenapa aku harus merasa kehilangan??

Mungkin karena ketiadaannya, kepergiannya bukan hanya membawa sosoknya, tapi juga membawa rasa yang bertahun manahun.
Rasa yang seperti sudah berabad-abad hingga tua dan renta.
Entah aku lebih takut kehilangan yang mana??
Sosoknya atau rasa itu sendiri?

Aku tahu Za, aku tidak boleh seperti ini. Otakku berkata demikian. Tapi kau tahu? Hati kadang punya aturan dan warnanya sendiri. Dia punya kaidah yang cara kerjanya kadang tak sesuai dengan rasionalitas dan kewarasan. Hati punya kegilaannya sendiri. Dia yang menentukan sendiri akan tertawakah, menangiskah, gelisakah. Kadang di luar kendaliku Za.

Harusnya! Ya harusnya!
”kita tidak akan kehilangan apa yang tidak pernah kita miliki”

I,150210

Advertisements

41 thoughts on “Za: memiliki kehilangan

  1. pernahkah kau dengar kata-kata?disuatu sobekan koran bungkus makanan pada novel-novel yang kau tandai, pada lirik-lirik mp3, atau diceceran ruang-ruang maya.tentang kehampaantentang air mata tentang sesak di dadatentang kehilanganketiadaan, kepergian tak hanya membawa sosok, tapi juga membawa rasa yang tahun menahun.hingga tua menjadi renta.kau tak boleh seperti ini. Otakmu berkata dan hatimu punya aturan.lantas pernahkah kau dengar kata-kata?”kita tidak akan kehilangan apa yang tidak pernah kita miliki”SABUDI (sastra budaya indonesia)mari kita jaga bersama!

  2. duniauchi said: Waaa….mas moes ikii emang paling jagooo wess dalam hal gubah menggubah….salut!

    masih pintaran anak yg suka bertas biru mungil kok chiSABUDI (sastra budaya indonesia)mari kita jaga bersama!

  3. Khaaakahaa….jo ngunu ta laa mass….ambek wong ndesooo yooo ngene ikiiii….hahahah…..Masalaahe aku nganggo hp aku bingung nggawe aplikasi opoo nek kate nge-accept. Nek chat iso gawe ‘e-buddy”….mw iisuk nang warnet pean ggaag onlen….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s