benci tapi rinduuuuuuu

benci tapi rinduuuuuuu

Advertisements

pesanmu yang salah alamat

: F
terima kasih……
Karena kesamaran dan pertanyaan selalu
berhasil menjadi dua sungai di pipiku…
Kamu selalu bisa, dengan banyak cara
menanam luka-luka…
Seperti juga kau dengan banyak cara
menanam bunga-bunga…
Mungkin cinta mungkin adalah pabrik airmata
sekaligus tawa….
271010

misteri uchi dan lagu punk rock jalanan

Kusimpan rindu di hati/
Gelisah tak menentu/
Berawal dari kita bertemu/
Kau akan kujaga/
semua orang disekitar saya pasti sudah amat
sangat bosan mendengar lagu ini mengalun
syahdu dari Playlist HP maupun mulut saya.
Gag di rumah, gag di kos, gag di kampus.
Sama saja.
kakak saya, yang bernama Alfanita Zuraida
pasti langsung histeris dan jambak-jambak
rambut kesetanan sambil teriak-teriak
‘Bosan! Bosan!’kalau saya ‘nyetel’ lagu
ini…hahah
Sedangkan ayah dan ibu saya tercinta hanya
akan tersenyum memaklumi kegilaan
anaknya tercinta sambil senyap bergumam
‘lagu iki terus chi’….hohohoh
Teman-teman FB pasti sudah sangat bosan
melihat update status saya yang saya kutip
dari penggalan-penggalan lirik lagu ini.
Dan, teman kos saya pasti sangat khawatir
kalau kos-kosan rubuh disebabkan karena
suara saya yang kelewat merdu…
Maklum suara emas seperti suara saya itu
sudah sangat jarang sekali ditemukan.
Teman kampus saya, sebut saja, devi as
syofiyah(bukan nama sebenarnya) suka sekali
menggoda saya dengan menyanyikan lagu ini
disela-sela praktikum atau saat santai
ngumpul.
Intinya, semua pasti sudah menganggap saya
kesetanan, overdosis, fanatik, freak, atau
apapun itu namanya.
Saya sudah pernah cerita belum ya? yang ada
pengamen nyanyi di rumah saya. Terus dia
nyanyi lagu punk rock jalanan. Dan saya
bergerak slow motion untuk memberikannya
uang receh soalnya saya pengen denger lagu
itu dia nyanyikan lebih lama. Habisnya kalau
lasung dikasih uang receh biasanya para
pengamen lasung ngelonyor pergi. Sama
sekali tidak profesional. Harusnya kan
ditamatkan sampai 1 lagu penuh gitu biar
tidak mengecewakan penggemar. Halah…
Ibu saya yang menyaksikan keanehan
anaknya bergerak slow motion langsung
menegur ‘hayo uchi!’. Dan saya hanya bisa
nyengir kuda.
Dan alkisah, si mas-mas yang ngamen
sepertinya mengalami kebingungan yang
teramat sangat. Tapi, walaupun begitu, dia
terus bernyanyi sambil memainkan gitar
tuanya dengan penuh penghayatan sesuai
dengan pancasila dan dasadharma pramuka.
Dan…..
Disebabkan oleh karena sebab daripada saya
lama-lama kasian sama mas-mas pengamen
itu, sayapun segera memberikan uang receh
yang tidak perlu disebutkan nominalnya
disini disebabkan kerahasiaannya yang harus
dijaga karena menyangkut hajat hidup orang
banyak(ngaco!)…
Sembari memberikan tu uang receh, dengan
penuh percaya diri saya bilang ke mas nya
‘lagu favorit saya itu mas’
dan mas-mas pengamen itu memasang
wajah double triple kuarter binguuuung….
coba tebak apa yang ada di pikiran si mas
pengamen?
A. Ooo…mangkane ket mau gag di kei-kei
duite…ki nyanyi sampe pegel
B. Lagu favorit ya? Emang apa urusannya
sama gw gitoo loooh (pengamen gaol)
C. Ni anak naksir gw kali yaa…..
D. Silakan diisi sendiri…………………………..
Itu tadi kisah uchi, punk rock jalanan dan
pengamen jalanan.
Selanjutnya mari kita mengupas lebih tajam,
setajam pisau dapur tentang misteri di balik
lagu ini…
Kikikikikikkikikikikkik
*gag jelas!
pernah tau lagu gaby, lagu yang dulu pernah
sangat kontroversial karena kisah(atau gosip)
dibaliknya. Lagu yang katanya penyanyinya
bunuh diri itu. Terus ada suara-suara aneh di
lagunya. Yang lupa biar saya ingatkan
liriknya.
Jadi seperti ini…
Ehemmm
”jauh kau pergi meninggalkan diriku/ disini
aku merindukan dirimu/ingin kucoba mencari
penggantimu/ namun tak lagi kan seperti
dirimu oh cintaku/”
Nah nah….pasti udah inget kan?
Konon, alkisah, lagu punk rock jalanan ini
juga semisterius lagu gaby….why? Why?
Why? Soalnya sampe sekarang masih belum
jelas siapakah siapakah sebenarnya yang
menyanyikan lagu nan merdu ini….dan konon
katanya lagu ini direkam dengan alat rekam
biasa..bukan di studio rekaman gitu dueh….
Waw! Sangat amat misterius sekali
ternyata….
Heeem itu tadi misteri tentang lagu punk
rock jalanan….
Next story…..
Bagian paling (tidak) penting dari
keseluruhan cerita tidak jelas ini yakni…..
Jeng jeng………..
Misteri kenapa uchi menyukai lagu ini….
Ih waw…..
Akan saya buka rahasia 7 turunan ini di sini….
Jadi alkisah pada suatu hari yang amat sangat
cerah sekali. Bunga-bunga bermekaran di
halaman rumah tetangga, rumput-rumput
bergoyang syahdu di sawahnya pak tani, dan
ikan-ikan berenang di samudra atlantik…
Dan uchi mendapat telepon dari seseorang…..
Kring kring kring
Kring kring kring
Bunyi sepeda sepedaku roda dua
Kudapat dari ayah karna rajin bekerja
(perasaan gag nyambung dueh. Ya sudahlah)
Uchi: ya halooo assaamualaikum
Suara di seberang: jeng jeng jeng….”sungguh
kumenyesal telah mengenal dia/dan aku
kecewa telah menyayanginya/ dan aku tak
akan mengulang kedua kalinya/ jeng jeng
jeng jeng……………..” sampai tamat lagunya..
Uchi: prok prok prok(tepuk
tangan)…enak…nyanyio lagi….
Suara dari seberang: ”eren- takkan pisah
playing”
jadi siapakah suara dari seberang itu?? Yang
jelas bukan mas-mas pengamen yang tadi
saya ceritakan. Baiklah! Sebut saja namanya
bunga(bukan nama sebenarnya). Haha koq
jadi seperti berita kriminal?
Oke ganti.. Jadi sebut saja namanya
momon….
Jadii…..
Momon inilah yang memperkenalkan lagu
punk rock jalanan kepada saya…
Aslinya dulu pernah denger sekilas sih…tapi
masih belum ngeh kalau lagunua seenak
ini……
Dan…….
Malamnya, ketika bintang-bintang
menampakkan diri, si momon kembali
menyanyikan nada-nada itu.. Dengan lirik
yang dia ubah sendiri…bikinan sendiri dari
hati..wuiih mantap pokoknya…..
Jadi itulah based on the true story nya….
Dan akhir kata saya mnt maaf anda harus
membaca note gag penting ini