Pada Hujan Ke Lima Puluh Satu

Inilah caraku mengenangmu…

Lewat luka dan bau anyir darah….

Dan aku tak bisa lagi menyusuri putihmu. Atau memang tidak pernah ada.

Kamu adalah hitam yang ingin aku buang. Asal kamu tahu!

Kamu harus tahu!!

Kamulah hitam yang membuatku buta. Pernah.

Tapi tidak lagi.

Aku sudah tobat.

Selamat tinggal!

 

050311

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s