Melepaskan

Itu adalah saat dimana lampu-lampu kota yang biasanya biasa saja menjadi begitu melankoli. Senja yang indah menjadi sangat sangat sangat indah. Dan langit menjadi begitu lapang.Itu adalah saat dimana semuanya menjadi baik-baik saja.

Bangunan tua yang reot adalah pelengkap isi kota, retak-retak di dindingnya adalah grafiti yang mengindahkan, warna cat yang pudar adalah variasi degradasi. Sampah-sampah tergeletak di sana demi nama manusiawi.

Itu adalah saat dimana luka-luka menutup, hati seperti ditumbuhi sepasang sayap dan dilapisi selaput pelindung yang tebal. Hingga pisau maha tajampun akan mental. Dan dia tidak akan terluka lagi.

Hari dimana semua pelan-pelan menghilang. Wajahnya, kesedihanmu seperti debu yang entah kemana. Dan semuanya pelan-pelan terhapus. Jejaknya, sakitmu. Hujan dan sekian waktu telah mampu menghapusnya.

Semuanya lebih indah saat kau bisa melepaskannya.

Advertisements

3 thoughts on “Melepaskan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s