Batas

Di hidupmu yang itu-itu saja….

Sekali waktu kau ingin berlari dan menari dalam hujan paling deras. Membiarkan rambutmu basah, tanganmu basah, kakimu basah. Membiarkan bulu kudukmu berdiri, membiarkan suara gemeretak gigimu bersahutan dengan suara hujan. Tidak peduli tanganmu yang berkerut dan seluruh tubuhmu yang menggigil dingin.

Sekali waktu kau ingin menangis di sana, di bawah hujan deras yang tak tahu apa-apa. Sendirian. Dan kamu sendiripun tak bisa membedakan mana tetes hujan dan mana airmata.

Sekali waktu kamu ingin berdiri di ujung ketinggian, lalu jatuh bebas dari sana. Kau ingin merasakan kejatuhan yang paling jatuh. Lebih dari kejatuhan yang biasa kau rasakan.

Sekali waktu kau ingin berlari ke arahnya, mengenggam tangannya erat-erat, memeluknya kuat-kuat hingga tak tahu lagi bagaimana cara untuk lepas.

Sekali waktu kau ingin tidak peduli apa-apa, tak peduli siapa-siapa, mengembangkan sayapmu dan melakukan apa saja yang kamu mau.

Sekali waktu kau ingin melewati batas itu, meledakkan segala rindumu dan melebur sejenak dalam dosa yang katamu paling manis.

Sekali saja…



221211

4 thoughts on “Batas

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s