Malam Lebaran

Selalu susah tidur saat malam lebaran. Dia tidak menelpon. Dia lupa. Seperti biasa. Seperti yang sudah-sudah. Tidak apa-apa. Itu lebih baik.

Tidak ada mudik tahun ini. Seperti tahun-tahun sebelumnya. Tidak ada yang dituju.

Suara takbir kian nyaring. Ibuku tidak terlalu antusias menyiapkan jajanan tahun ini. Aku juga tidak ribut meminta jajan ini itu. Gereget itu, gereget hari raya kian tahun kian pudar saja. Entah. Mungkin ini hanya perasaanku.

Advertisements

One thought on “Malam Lebaran

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s