Kepada Engkau: Lumpur

Aku dengar, kau sudah membersihkan lumpur-lumpur di halaman rumahmu. Aku dengar, jelaga-jelaga telah angkat kaki dari tubuhmu. Kini, tak ada lagi yang akan menghitamkan engkau. Tuhan telah memekarkan kuncup-kuncup doa yang setulus hati aku tanam. Meski berarti kau yang dulu tak ada lagi. Tak apa. Kau musti bahagia.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s