Pergilah dengan Bahagia

Aku mengemas satu persatu koperku yang kau lemparkan dengan sejuta alasan. Kau bekali aku dengan tiket pergi sekali jalan. Hanya bunyi deru kereta, tanpa bau badanmu, yang akan mengantarku ke tempat yang kau paksa aku untuk menuju. Setelah ini kamu akan tertawa. Meneguk kopimu dengan bahagia. Menghisap rokok kretekmu tanpa rasa bersalah.

Bangku-bangku kereta bicara padaku,
”Pergilah dengan bahagia, kau hanya sedang meninggalkan satu dosa.”

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s