Zaflan 21 Desember 2018

Dear Zaflan,

Ibuk ingin meninggalkan catatan untuk kelak dibaca saat Zaflan besar. Agar Zaflan dapat merasakan bahagianya Ibuk dan Ayah saat Zaflan hadir di tengah-tengah kami. Meskipun ada kesulitan-kesulitan yang kami hadapi di tiap fase perkembanganmu Nak. Tapi semua terbayar dengan kelucuan dan kepintaranmu.

Sejak dulu Ibuk suka menulis. Semoga Ibuk bisa konsisten menuliskan kisah Zaflan ya meski agak telat karena sekarang Zaflan sudah 11 bulan. Well, tapi lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali kan.

menulislah, selama engkau tidak menulis. Engkau akan hilang dalam arus pusara sejarah.

dalam konteks ini, Ibuk tidak ingin hilang dari pusara sejarahnya Zaflan.

Dan semoga tulisan ini kelak bisa memanggil kembali ingatan yang mungkin tergerus Zaman.

21 Desember 2018

Semalam Zaflan bangun tengah malam. Ibuk baru selesai masak makanan Zaflanpun langsung bangun mendengar Zaflan menangis. Anak Ibuk yang pintar otomatis diam ketika Ibuk sudah menenangkan. Selanjutnya Zaflan ngajak Ibuk main di tengah malam. Mulai main bola, baca buku sampai main drum. Hingga ibuk mulai ngantuk dan Zaflan nemu HP ibuk minta diputarkan Tayo (favorit banget saat ini). Ibuk yang tidak ingin anaknya ketagihan gadget langsung pura-pura tidur saat Zaflan menyodorkan HP minta diputarkan Tayo. Karena Ibuk diam saja akhirnya Zaflan berupaya ‘mengutek-ngutek’ HP sendiri dan betakhir frustasi 🤣. Akhirnya ditinggallah itu si HP dan beralih ‘menggulat’ cimory (bantal pink kesayangan Zaflan). Ibuk yang matanya ngintip tipis-tipis menahan ketawa liat tingkah Zaflan.

________________________

Sore saat akan meninggalkan rumah pengasuhnya. Ibuk dibuat terkejut lagi oleh perkembangan Zaflan yang ‘dadah’ dan ‘kiss bye’ sendiri tanpa disuruh. Hal sekecil ini udah buat Ibuk amazing dan bangga. Lebay nih si Ibuk.

Segini dulu ya. Ibuk mau masak buat bekal Zaflan besok. Hmm… masak apa ya ???

22:46 21-12-2018