di bibir pintumu

Kegelapan liar kau telantarkan.
Begitu saja.
Ya…begitu saja.
Dan kegaduhan mengalir berdesir-desir.
Sore begitu dingin, latar yang begitu asing.
Ada hangat yang merambat.
Dan rasa yang terlalu pekat.

Dan,
Aku hanya mampu menunggu di bibir pintumu…
Dengan suka yang bersekutu dengan rasa bersalah…

f,160910

Advertisements